Daftar Istilah dalam Budidaya Tanaman

Juni 26, 2008 at 3:47 pm Tinggalkan komentar

Ajir

batang yang berfungsi sebagai penyangga/tempat bersandar/merambat tanaman atau bisa juga berfungsi sebagai penanda, misalnya: batas petak, baris tanaman

 

Aklimatisasi

tahap perlakuan penyesuaian lingkungan tumbuh tanaman setelah dari persemaian ke tempat pembesaran

 

Bare-root

salah satu metode yang digunakan dalam memudahkan transportasi tanaman yang dilakukan dengan membiarkan akar tanpa media

Bedengan

tanah yang ditinggikan dari sekitarnya untuk tempat tumbuh tanaman

Bibit

semua bagian tanaman yang digunakan untuk perbanyakan/ perkembangbiakan

Coring

metode dalam budidaya rumput yang digunakan untuk memperbaiki aerasi hamparan rumput dengan melubangi hamparan dengan mata pisau berbentuk batang berlubang atau sendok

Dormansi

tahap dimana benih/bibit/bahan perbanyakan berhenti tumbuh karena lingkungan tumbuh yang tidak sesuai

Dosis

takaran pupuk atau pestisida yang diberikan seluruhnya per satuan luas lahan

Drainase

sistem pembuangan air tanah atau air permukaan baik melalui cara alami maupun buatan

Grading

kegiatan memodifikasi permukaan tanah dengan mengurangi dan atau mengisi permukaan tanah asli

Gulma

tumbuhan pengganggu tanaman utama atau tumbuhan yang bernilai negatif atau tidak dikehendaki kehadirannya.

HPT

Hama dan Penyakit Tumbuhan

Hydroseeding

metode penanaman rumput dengan cara menyemprotkan campuran benih rumput dan air dengan nozzle pada lahan persemaian. Campuran tersebut bisa ditambah pula dengan pupuk dan mulsa

Kompot (Compot)

Pot/wadah tanaman yang berisi lebih dari dua individu tanaman(Community pot)

Naungan

atap, penutup bidang atas tanaman untuk mengurangi atau menutup sama sekali dari pencahayaan

OPT

Organisme Pengganggu Tanaman

Pendangiran

kegiatan menggemburkan tanah sekaligus mengendalikan gulma

Pestisida

sebutan umum untuk bahan kimia pengendali organisme pengganggu tanaman

Planter box

wadah tanaman massal

Rootballing

salah satu metode yang digunakan dalam memudahkan transportasi tanaman yang dilakukan dengan membungkus bola akar beserta media tumbuhnya

Steger

struktur penyangga tanaman (biasanya untuk jenis pohon)

Stek

bagian vegetatif dari batang tanaman yang akan berakar untuk membentuk tanaman baru

Tanah (soil)

tubuh alam yang berasal dari hancuran batuan dan bahan organik

Training

Tindakan pengaturan tumbuh tanaman agar sesuai yang diinginkan

Topdressing

tindakan menebarkan campuran tanah secara tipis dan merata ke permukaan hamparan rumput untuk mendapatkan hamparan yang halus dan rata dengan mengisi ruang antar stolon, memperbaiki dekomposisi dan menimbun stolon atau tunas dalam tindakan perbanyakan vegetatif

ZPT

Zat Pengatur Tumbuh

 

Entry filed under: Uncategorized. Tags: .

Phutsa – Apel India Buah Tin

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Blog Stats

  • 150,121 hits
Juni 2008
S S R K J S M
    Jul »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

Kategori


%d blogger menyukai ini: